Mungkin di Indonesia keberadaan Starbucks sudah tidak asing di telinga masyarakat, terutama bagi masyarakat yang biasa tinggal di kota-kota besar di Indonesia. Starbucks sendiri dikenal sebagai kedai kopi franchise terkenal di tanah air dan di dunia.Keberadaan Starbucks sendiri di Indonesia sering mendapatkan kecaman dari berbagai kalangan yang anti Amerika Serikat dan Izrael. Kuat dugaan, franchise tersebut merupakan kepemilikan dari Yahudi. Terlebih lagi di tambah dengan isu santer yang beredar di masyarakat saat ini, yaitu tentang agresi perang Izrael ke Palestina akhir-akhir ini, membuat masyarakat Indonesia (yang notabene-nya sebagai Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia) gerang dengan hadirnya Starbuck di Indonesia. Sejarah Sturbucks sendiri didirikan oleh tiga orang yaitu Jerry Baldwin (sebagai guru bahasa inggris), Zev Siegel (sebagai guru sejarah), dan Gordon Bowker (adalah seorang penulis), telah berhasil mendirikan Starbucks pada tahun 1971.

Awalanya Starbucks sendiri bukan meruapakan sebuah kedai kopi tapi merupakan sebuah toko yang melakukan penjualan kopi pilihan yang telah memiliki kualitas terbaik. Kemudian sampai suatu ketika Sturbucks memiliki seorang karyawan yang bernama Schultz. Pada suatu ketika Schultz mengadakan perjalanan bisnis ke Milan, Italia. Di sana Schultz terkesan dan kagum melihat banyak kedai kopi di sepanjang jalan dengan dikemas suasana kekeluargaan yang cukup hangat. Schultz kagum dengan nuansa tempat ngobrol dan santai di kedai tersebut selain menjual minuman secangkir kopi. Kemudian setelah itu, Schultz kembali ke Amerika Serikat dan mengusulkan agar konsep nuansa kopi di Milan tersebut diadopsi oleh Starbucks.

Namun sangat disayangkan konsep yang ditawarkan oleh Schultz tersebut di tolak oleh pemilik tinggi Sturbucks. Dengan rasa kecewa Schultz keluar dan mengundurkan diri dari Starbucks dan mendirikan perusahaan sendiri dengan konsep yang telah diyakininya bakal sukses. Tidak selang berapa lama, tiga orang pendiri Starbucks menyerah, dan menyatakan Sturbucks dalam keadaan diambang kehancuran. Mendengar berita tersebut Schultz dengan bantuan investor local berhasil membeli Starbucks. Sehingga konsep yang diidam-idamkannya pun akhirnya diterapkan di Sturbcuks. Sehingga jadilah citra Starbucks yang sekarang ini.

Starbucks telah menjadi perusahaan yang menjanjikan dengan penghasilan uang yang amat besar buat ukuran sebuah kedai kopi. Sturbucks sendiri telah mempekerjakan dan membuka lowongan baru di beberapa Negara. Namun saat ini, Starbucks juga telah diterjang oleh krisis ekonomi dunia yang sampai sekarang masih belum terselesaikan. Berita terakhir dikabarkan bahwa Starbucks mengundurkan niatnya untuk pembukaan 40.000 gerai baru di beberapa Negara. Menurut informasi diambil dari Kompas, Starbucks saat ini telah mengalami penurunan laba perusahaan hingga 96 persen. Hal ini otomatis membuka peluang untuk peninjauan ulang system manajemen di Starbucks, termasuk dalam peningkatan keefektifitasan operasi kerja (dengan kata lain terjadinya pemutusan hubungan tenaga kerja (PHK)). Kabar terakhir menurut versi The Seattle Times, Sabtu (24/1), Starbucks akan melakukan pemutusan hubungan tenaga kerja kurang lebih sekitar 1.000 karyawan-nya.

Apapun keadaan Sturbuck sekarang, jenis bisnis franchise memang sangat menjanjikan. SO……….Dengan OMSET yang begitu besar dari sebuah FRANCHISE, sapa sih yang GAK ngiler……

Bookmark and Share
hamil 22 minggu, TIDUR TELANJANG, video aneh, gambar ciuman, VIDEO ANEH DUNIA, apa itu kista, www video aneh com, belanja parfume di singapura, laki laki telanjang pic, syaraf jari kaki terjepit karena sepatu